Musyawarah Guru BK, Disdikpora Dorong Penguatan Peran Konselor Sekolah



Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MG-BK) di SMA Negeri 1 Kelapa, Kamis (25/9)

Kelapa, 25 September 2025 – Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat yang diwakili Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Henky Wibawa, M.Pd., menghadiri Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MG-BK) di SMA Negeri 1 Kelapa. Kegiatan ini diikuti para guru BK se-Bangka Barat.

Forum tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Program Peningkatan Kompetensi Guru BK dan Tenaga Kependidikan yang digelar Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 8–10 September 2025. Agenda ini juga mendukung Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.



Dalam sambutannya, Henky mengapresiasi peran aktif guru BK dalam menjaga suasana pendidikan yang sehat dan kondusif. 

“Peran guru BK sangat penting, bukan hanya di SMP atau SMA, tetapi juga bisa dijalankan guru di jenjang SD. Saat ini, isu yang banyak menjadi perhatian adalah kasus bullying. Karena itu, peran guru BK perlu lebih diaktifkan, terutama dalam mengawasi siswa di luar jam pelajaran, seperti saat istirahat,” tegasnya.

Henky menambahkan, tidak semua sekolah memiliki guru BK khusus. Oleh sebab itu, guru mata pelajaran maupun wali kelas diminta membantu menjalankan fungsi dasar bimbingan konseling, termasuk menjadi pendamping siswa dalam hal pembinaan karakter, pengendalian perilaku, dan pemberian motivasi belajar.

“Guru BK idealnya bukan hanya menerima siswa bermasalah, tetapi hadir aktif di lapangan: berkeliling, memantau interaksi anak, dan memberi ruang aman bagi siswa untuk bercerita,” jelas Henky.

Henky juga menekankan agar kepala sekolah mengoptimalkan peran guru BK, terutama di luar jam belajar. Ia mengingatkan bahwa jam kerja guru dan kepala sekolah mengacu pada aturan ASN, yaitu 37,5 jam per minggu. 

“Perlu introspeksi bila jam kerja kurang dari ketentuan. Tugas kita bukan hanya mengajar, tapi juga memastikan anak-anak terpantau dengan baik,” tambahnya.

Kedepan, Disdikpora akan berkolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) dalam wadah Musyawarah Guru BK tingkat kabupaten sebagai sarana koordinasi dan penguatan peran konselor sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Cabdin Wilayah IV, Yulizar, M.Pd., mendukung inisiatif penguatan peran guru BK dalam upaya menciptakan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak di Bangka Barat.